Kendari - Dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia (World IP Day), media Kendari Pos menghadirkan podcast spesial bertajuk kekayaan intelektual dan dunia olahraga (sport). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang menghubungkan kreativitas di lapangan dengan pentingnya perlindungan hukum atas karya dan inovasi.
Podcast tersebut menghadirkan Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, Linda Fatmawati Saleh, bersama Hikuza sebagai narasumber, serta dipandu oleh host Awal Nurjadi.

Dalam pemaparannya, Linda Fatmawati Saleh menegaskan bahwa dunia olahraga tidak lepas dari aspek kekayaan intelektual. Mulai dari desain apparel, logo klub, siaran pertandingan, hingga konten digital, semuanya memiliki nilai ekonomi yang perlu dilindungi secara hukum.
“Sport hari ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga industri kreatif yang besar. Di dalamnya ada hak cipta, merek, bahkan potensi paten. Karena itu, penting bagi para pelaku di bidang olahraga untuk memahami dan melindungi kekayaan intelektualnya,” jelasnya.
Sementara itu, Hikuza sebagai konten kreator olahraga membagikan pengalamannya dalam membangun konten digital yang konsisten dan bernilai. Ia menilai bahwa banyak kreator sport yang belum menyadari bahwa karya mereka memiliki hak yang dapat dilindungi.
“Konten olahraga itu punya konsep, editing, sampai ciri khas. Itu semua bagian dari kekayaan intelektual. Kalau tidak dilindungi, sangat rentan untuk ditiru tanpa izin,” ujarnya.
Diskusi yang dipandu Awal Nurjadi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai aspek, mulai dari pentingnya merek dalam industri sport, perlindungan konten digital, hingga peluang ekonomi dari kekayaan intelektual di bidang olahraga.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, Topan Sopuan. Ia menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan industri olahraga saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Mengangkat isu kekayaan intelektual dalam dunia sport merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda dan kreator, agar lebih memahami pentingnya perlindungan hukum atas karya mereka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap sinergi antara pemerintah, media, dan pelaku kreatif dapat terus diperkuat dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang sehat dan berdaya saing di Sulawesi Tenggara.
Melalui podcast ini, peringatan World IP Day tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum edukasi yang mendorong masyarakat untuk lebih menghargai dan melindungi karya, termasuk dalam dunia olahraga yang terus berkembang pesat.


