Konawe Kepulauan – Dalam rangka mendukung penguatan identitas dan promosi potensi daerah, Bidang KI Kanwil Kemenkum Sultra melaksanakan audiensi bersama Wakil Bupati Konawe Kepulauan, Muhammad Farid, S.E., terkait rencana dan penguatan pelaksanaan acara tahunan Wawonii.

Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris DPRD Konawe Kepulauan, Umariyadi, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk sinergi antara unsur eksekutif dan legislatif dalam mendukung penyelenggaraan event daerah yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
Dalam pertemuan tersebut dibahas pentingnya event tahunan Wawonii sebagai sarana promosi budaya, pariwisata, dan potensi unggulan daerah. Selain menjadi ruang pelestarian tradisi dan kearifan lokal, kegiatan ini juga dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkenalkan produk-produk berbasis Kekayaan Intelektual kepada masyarakat luas.
Bidang KI Kemenkum Sultra mendorong agar event tahunan tersebut turut memperhatikan aspek pelindungan Kekayaan Intelektual, baik dari sisi branding acara, penggunaan logo, hingga pelindungan karya dan produk lokal yang ditampilkan. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak hukum dan ekonomi yang berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sultra, Topan Sopuan, menyampaikan bahwa event tahunan Wawonii memiliki potensi besar sebagai penguat identitas daerah apabila dikelola dengan pendekatan berbasis Kekayaan Intelektual. “Event daerah adalah momentum strategis untuk membangun citra dan identitas. Jika dikemas dengan baik dan dilindungi secara hukum, acara tahunan Wawonii dapat menjadi brand daerah yang kuat serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Topan.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan Kementerian Hukum dalam memastikan event tahunan Wawonii tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi berkembang menjadi ikon daerah yang membanggakan serta mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Konawe Kepulauan.

