Kendari – Ada pemandangan yang berbeda di Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Tenggara. Suasana penuh keakraban namun tetap khidmat menyelimuti pertemuan perdana antara Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum yang baru, James Alexander Kaihatu, bersama seluruh tenaga outsourcing (pramubakti, petugas pengamanan, dan tenaga pendukung lainnya) di lingkungan Kanwil.

Momen ini menjadi sangat spesial karena merupakan kali pertama James Alexander Kaihatu bertatap muka dan memberikan pengarahan secara langsung sejak resmi dilantik pada 5 Februari 2026 lalu.
Dalam arahannya, James tidak hanya berbicara soal rutinitas teknis, melainkan menyuntikkan motivasi segar mengenai pentingnya loyalitas, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap instansi. Beliau menekankan bahwa tenaga outsourcing adalah pilar penting yang menjaga wajah dan kenyamanan kantor sehari-hari.
"Teman-teman outsourcing bukan sekadar tenaga pendukung, melainkan bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Kanwil Kemenkum Sultra. Kinerja Bapak dan Ibu sekalian adalah cerminan pertama yang dilihat masyarakat saat menginjakkan kaki di kantor ini. Mari kita bangun kerja sama yang solid dan jaga integritas," ujar James dengan penuh semangat.
Kegiatan ini sengaja dikonsep lebih interaktif. Tidak hanya komunikasi satu arah, James juga membuka ruang diskusi untuk mendengarkan masukan, kendala di lapangan, serta harapan para tenaga outsourcing demi kemajuan bersama.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sultra, Topan Sopuan, memberikan respons positif dan mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh jajarannya tersebut. Menurutnya, koordinasi yang menyentuh seluruh lini adalah kunci keberhasilan organisasi.
"Saya sangat mendukung inisiatif ini. Langkah Kabag TU dan Umum mengumpulkan rekan-rekan outsourcing adalah bentuk komunikasi internal yang sangat baik. Semua lini di Kanwil ini, tanpa terkecuali, memiliki peran penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima," tutur Topan Sopuan singkat.
Dengan adanya penguatan tugas dan fungsi ini, diharapkan seluruh tenaga outsourcing di Kanwil Kemenkum Sultra memiliki frekuensi kerja yang sama demi mendukung visi besar kementerian dalam memberikan pelayanan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

